Sosok Rujukan
5 June 2007 by Cheria
Hasil ujian mid term kemarin satu-per-satu sudah mulai dibagiin.
Gw seneng karena ada satu dosen (salah satu dari sedikit dosen yang gw suka karena gaya bahasanya yang sarkastik dan pembawaannya yang unik, kocak, nyentrik – menurut gw dia bule gila dengan pemikiran-pemikiran yang jenius dan genuine, gila nulis – kerja paruh waktu jadi pro copywriter – dan juga tau Indonesia sedetail-detailnya) minta gw dan beberapa siswa yang lain untuk photocopy lembar essay yang ada pada answer sheet.
Alasan dosen itu, dia mau copy essay itu untuk dia simpen.
Gw seneng, setidaknya ada yang menghargai dan ngga menganggap konyol tulisan gw.
Menurut lo apalagi di dunia ini yang bisa buat mahasiswa kegirangan selain pujian dari dosennya.
Walaupun terkadang sebuah pujian tersirat sulit diinterpretasikan karena dosen-dosen enggan memuji terang-terangan.
Dan menurut lo apalagi di dunia ini yang bisa ngebuat kita merasa lengkap selain kehadiran seseorang yang membuat kita merasa well-developed dengan signifikan dengan progress yang positif.
Walaupun terkadang karena satu atau banyak hal, kebersamaan dengan orang itu menimbulkan banyak kontradiksi daripada yang diharapkan.
Langit Jakarta, gw lihat dari balik kaca mobil, kelihatan kelabu.
Entah memang udah kebanyakan racun polutan, atau memang karena lagi mendung, atau memang karena dua-duanya.
Yang jelas, kalau mau liat refleksi suasana hati gw ya lihatlah langit Jakarta pagi ini.
Pagi ini, waktu di jalan menuju kampus, gw lewat Lingkar Mega Kuningan.
Ah… daerah ini lagi…
Gw ga pernah bosan lewat sini… walau hampir tiap hari gw lewat sini…
Jantung gw ga pernah bosan untuk berdetak kencang.
Dan mata gw pun ga pernah bosan natap gedung apartemen itu lama-lama.
Saat lewat situ di radio gw dengar lagu Snow On Sahara dalam bahasa Prancis.
Ah… bahasa itu lagi…
Gw berusaha keras untuk ga melunturkan maskara gw.
Konyol mungkin, tapi sepertinya perasaan ini harus dibebaskan.
Jadi gw nangis aja. Semoga ga ada yang liat.
Bukankah semua ini tentang dia?
Post-post di jurnal online ini, SMS-SMS di archieve handphone…
Afeksi pendidikan (motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan diri), teori kosmopolis (definisi harafiah warga dunia yang dapat bermukim dimana saja di seluruh bagian dunia), arti bahagia yang dipersonalisasi (definisi kebahagiaan yang didapat dari hal-hal dan target-target kecil harian), aktualisasi diri (penerimaan dan apresiasi terhadap diri dan emosi), semuanya… pribadi yang menarik, jiwa yang bebas, usia yang matang dan mapan, pengalaman, pengetahuan, semuanya…
Semuanya terinspirasi dari dia.
Sudah setahun tapi rasa ini belum juga hilang.
Esensinya, gw tumbuh dan berkembang dengan bayang-bayangnya.
Sosok rujukan yang luar biasa.


Sosok rujukan si Dosen, “Bang Baron Black ya… che hahaha”
Ngga lah, yang bener aja hehe
He is someone I met about one year ago